Home > Tausyah Online > Calon Pemimpin Mesir

Calon Pemimpin Mesir


Akhir-akhir  ini para demonstran mesir semakin memanas ketika mendengarkan ungkapan langsung dari Presiden Mesir Husni Mubarok yang menyatakan ketidakmauannya turun dari jabatan kePresidenannya. Dimana ada beberapa sebab dan akal busuknya untuk tidak turun pada saat ini.

Namun yang menjadi pertanyaan siapakah pemimpin yang pantas untuk menggantikan posisi Husni Mubarok. Saat ini sudah terdengar dua nama sebagai posisi calon kuat.  Ada dua nama calon yang berkembang untuk menggantikan posisi kepresidenan. akan tetapi kedua calon tersebut juga memiliki latar belakang yang sangat merugikan bagi kaum mesir itu sendiri.

1. Jamal Mubarok

beliau adalah putra husni mubarok yang telah lama dipersiapkan oleh oleh husni mubarok agar dapat menggantikan posisi kepresidenannya kepada sang putra. Husni Mubarok yang selalu mencari kesempatan bagi Jamal Mubarok menuju kursi presiden melalui berbagai dukungan seperti amerika dan israel. Namun Amerika kali ini ternyata punya pendapat lain, naluri demokrasi Paman Sam tidak menginginkan adanya pewarisan tahta dari Husni Mubarok kepada anaknya. Karenanya Amerika lebih menjagokan Omar Sulaiman, dan dengan jabatannya selama ini sebagai Kepala Badan Intelijen Mesir, nampaknya kerja sama selama ini diantara keduanya cukup membuat Amerika yakin untuk menancapkan Umar Sulaiman sebagai pemimpin masa depan Mesir.

2. Omar Sulaiman

posisi saat ini adalah wakil presiden mesir, yang mana jika husni mubarok turun dari jabatannya maka beliau lah yang akan menggantikan posisi kepresidenan mesir. latar belakang Omar juga sangat buruk bagi kaum mesir dan islam. omar termasuk salah satu orang yang membantu amerika dan israil untuk masuk ke negara islam tersebut. dan beliau termasuk orang yang membahayakan bagi kaum muslim. bayangkan saja Omar Sulaiman dengan kapasitasnya sebagai Kepala Badan Intelijen Mesir selama satu dasawarsa terakhir ini, jelas-jelas telah menunjukkan prestasi yang membuka Amerika dan Israel jatuh hati. Bukan saja ia mengamankan kepentingan Amerika dan Mesir di Mesir, namun lebih dari itu tangan dingin Umar Sulaiman telah mengambil banyak peran dalam kejadian-kejadian penting menyangkut penjajahan Israel atas Palestina selama sepuluh tahun ini. Kejadian meninggalnya Arafat di rumah sakit militer Percy di Paris, Prancis pada 11 November 2004, yang enam tahun kemudian –baru setahun lalu- diketahui sebabnya adalah diracun dengan zat Thalium, adalah hasil kerja agen Mossad yang diberikan jalan diam-diam oleh Umar Sulaiman.  Bukan itu saja, semua kejadian penting menyangkut Palestina, dari mulai embargo, pemilu, bahkan perang Januari 2009 di Gaza adalah buah dari keterlibatan penuh Umar Sulaiman selaku Kepala Badan Intelijen, meski sama-sama kita ketahui usaha tersebut tak sepenuhnya berhasil dengan hengkangnya Israel dari gaza dengan wajah penuh kekalahan. Pada hakikatnya, selama sepuluh tahun ini Umar Sulaiman telah menjadi sahabat yang baik bagi Israel dalam setiap perbincangan dan pembahasan mengenai Palestina. Setiap pemimpin Israel –siapapun dia – bisa dipastikan menjadikan Umar Sulaiman sebagai orang terdekatnya. wah terlalu berbahaya jika ia yang terpilih menjadi presiden mesir.

3.  Mohamed El Baradei

kelompok Gerakan 6 April, partai oposisi el-Ghad, Ikhwanul Muslimin, dan partai el-Wafd serempak menggiring opini demonstran untuk menolak Omar Sulaiman, dan mengusung calon Muhammad El-Baradai sebagai calon pemimpin Mesir berikutnya. El-Bareadi dengan latar belakang keilmuannya, sebagai Kepala Badan Atom PBB dan pernah mendapatkan Nobel Perdamaian, meskipun lebih dekat kepada Sekuler, namun nampaknya menjadi pilihan alternative bagi oposisi yang ada, termasuk bagi ikhwanul Muslimin. El-Baredai bukan tipe sekuler yang berkiblat kepada Amerika soal terorisme, ia mengenal dan mengetahui persis tentang Ikhwanul Muslimin, dan menolak jika ada yang menyamakannya dengan Al-Qaida dan sebagainya.

4. Amru Musa

Amanahnya sebagai Sekjend Liga Negara Arab yang juga mantan menteri Luar Negri selama sepuluh tahun di bawah Husni Mubarok.  Amru Musa menegaskan tidak akan ikut pemilihan Sekjend kembali, dan juga tidak menolak saat disindir tentang kemungkinannya maju sebagai pemimpin Mesir mendatang. Amru Musa –sekalipun dikenal piawai sebagai diplomat-  nampaknya tidak punya kendaaraan yang tangguh untuk menggapai posisi puncak itu, partai oposisi telah serempak mengusung el baradai. Belum lagi ‘trauma’ sebagian rakyat mesir karena ia adalah ‘pemuda’ didikan Husni Mubarok sejak awalnya.

Categories: Tausyah Online Tags: , ,
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: